Indopos86
Sabtu, 12 September 2026
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Khazanah
    • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Gaya Hidup
  • Budaya
  • Hiburan
  • Tren
  • Otomotif
  • Selebriti
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata-Kuliner
Indopos86
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Khazanah
    • Opini
  • Advertorial
Indopos86
HOME LIFESTYLE BUDAYA ENTERTAINMENT FASHION OTOMOTIF SELEBRITI SPORT TECHNO WISATA-KULINER

Pesantren Lorong Berbasis Literasi Jadi Real Kampung Qur’an Makassar

2 Januari 2026
in Daerah, Sulawesi Selatan
Pesantren Lorong Berbasis Literasi Jadi Real Kampung Qur’an Makassar

Ustas Rahim Mayau menyerahkan karya Bukunya kepada Tokoh Literasi Bachtiar Adnan Kusuma. Foto: Istimewa/IndoPos86.com.

62
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

“Pesantren Lorong Raudhah Indonesia takkan pernah hadir tanpa Imam, Ilmu dan Amal,”


Jumat 2 Januari 2026 I Pukul 09.42 WIB


Makassar, IndoPos86.com – Pendiri Pesantren Lorong Raudhah Indonesia Ustas Rahim Mayau, menegaskan kalau lorong yang dimaksud adalah RSS, sempit dan berliku, namun warganya harus punya cita-cita yang tinggi. Demikian pula, Pesantren Lorong Raudhah Indonesia yang berdiri pada 2018, kini terus berkembang dengan melibatkan warga perumahan di kompleks Mangga Tiga tepatnya di Jalan Paccerakkang, Daya, Makassar.

Menurut Rahim Mayau guru-guru di Pondok Pesantren Lorong Raudah Indonesia adalah produk asli yang dihasilkan Pesantren Lorong dengan 77 guru mengaji dengan 77 sanggar dan 23 dari kalangan bapak-bapak. Rahim Mayau yakin kalau acara yang digelar Pesantren Lorong Raudhah Indonesia, tepat pada malam tanggal 1 Januari 2026 adalah swadaya dan dukungan total dari peserta Pesantren Lorong Raudhah Indonesia.

“Pesantren Lorong Raudhah Indonesia takkan pernah hadir tanpa Imam, Ilmu dan Amal,” kata Rahim Mayau. Pada kesempatan acara seusai Rahim Mayau menyampaikan sambutan, Rahim Mayau menyerahkan buku karyanya berjudul ”Inspirasi Jalan Dakwah Pesantren Lorong Raudhah Indonesia” kepada Tokoh Literasi Bachtiar Adnan Kusuma.

Bachtiar Adnan Kusuma didaulat memberi kata kunci inspirating kepada seluruh peserta syukuran khatam Iqra Pesantren Lorong Raudhah Indonesia yang dihadiri ratusan ibu-ibu dan bapak-bapak serta anak-anak santri.

Menurut Tokoh Literasi nasional dan penulis ini, sesungguhnya Pesantren Lorong Raudhah Indonesia telah berhasil menjadi contoh yang baik atas implementasi literasi agama yaitu telah mengajarkan dan mempraktikkan langsung pembelajaran Al-Quran bukan hanya kepada anak-anak, tapi juga kepada orang tua.

Selain mengajarkan dan mengamalkan Al-Quran di Pesantren Lorong Raudhah Indonesia telah mengamalkan literasi baca dan literasi tulis. Buktinya, kata Bachtiar Adnan Kusuma, hadirnya perpustakaan lorong Raudhah Indonesia yang diprakarsai Ustas Rahim Mayau telah melahirkan sejumlah buku.

Bachtiar Adnan Kusuma, menegaskan kalau praktik literasi agama dan literasi baca dan tulis tak sekadar hanya diksi, melainkan aksi nyata dengan menghadirkan karya buku yang ditulis pendiri Pesantren Raudhah Ustas Rahim Mayau.

Bachtiar Adnan Kusuma bersama Istri di tengah Ibu-Ibu Santri Pesantren Lorong Raudhah Indonesia. Foto: Istimewa/IndoPos86.com.

Menurut Bachtiar Adnan Kusuma, pesantren Lorong Raudhah Indonesia menjadi contoh baik hadirnya lembaga pendidikan berbasis masyarakat yang bukan hanya praktiknya agama, tapi lebih penting lagi praktik baik tentang Literasi.

Karena itu, kata Bachtiar Adnan Kusuma, tegas kalau apa yang digagas Ustas Rahim melalui Pesantren Lorong, tak sekadar diksi, tapi menjadi solusi di tengah darurat akses literasi, Ustas Rahim ikut serta memberi solusi. Karenanya, tak ada bangsa yang besar tanpa kemajuan literasi yang kuat.

Bachtiar Adnan Kusuma, menggambarkan para ulama kita telah memberi contoh pentingnya membaca dan menulis. Sebut saja, kata BAK misalnya Buya Hamka, kendati beliau telah meninggal dunia pada 1981, namun karya-karya bukunya masih tetap menjadi abadi di tengah umat Islam. Buya Hamka, kata tokoh Penerima Penghargaan Tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka Perpustakaan Nasional ini, telah menulis ratusan buku, di antaranya Tasauf Moderen, Tafsir Al-Ashar, Di Bawah Lindungan Kabah dan beberapa buku lainnya.

Membaca dan menulis haruslah menjadi gerakan bersama dan gerakan wajib bagi umat Islam. Karena dengan membaca dan menulis menjadi warisan peradaban para ulama besar kita yang telah berhasil menjunjung tinggi pentingnya literasi agama dan literasi baca dan menulis.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Ustas Rahim yang tak sekadar memperjuangkan hadirnya pesantren lorong Raudhah Indonesia, tapi ia juga menulis apa yang telah dikerjakan dan diamalkan melalui pesantren yang digagas dan dirintisnya. Saya berharap agar warga Paccerakkang dan warga Makassar mendukung hadirnya Pesantren Lorong Raudhah Indonesia yang berdiri sejak 2018 ini,” tutup Bachtiar Adnan Kusuma.

Sementara itu, Bachtiar Adnan Kusuma menyerahkan buku karya Dr. K.H. Masrur Makmur, M.Pd.I. berjudul Fiqhi Muslim Bali dan buku Menembus Batas kepada Ustas Rahim Mayau. (Red/IndoPos86.com).

Tags: Bachtiar Adnan KusumaPonpes Lorong Raudhah IndonesiaUstas Rahim Mayah
Previous Post

Chaidir Syam Menyatu di Tengah Keluarga DDI Awal Tahun 2026

Next Post

Momen Haru di Pos Pam RCW Medan, Iptu Nizar Nasution Dapat Kejutan Ulang Tahun Dari Keluarga

Next Post
Momen Haru di Pos Pam RCW Medan, Iptu Nizar Nasution Dapat Kejutan Ulang Tahun Dari Keluarga

Momen Haru di Pos Pam RCW Medan, Iptu Nizar Nasution Dapat Kejutan Ulang Tahun Dari Keluarga

Discussion about this post

Terhangat Sepekan

  • Eksepsi Tergugat V Diterima, PN Medan Dinyatakan Tak Berwenang Mengadili Perkara Perdata

    Eksepsi Tergugat V Diterima, PN Medan Dinyatakan Tak Berwenang Mengadili Perkara Perdata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Andika Sitepu, Sosok yang Mewakafkan Diri untuk HMI, Kini Siap Bergerak untuk KAHMI Medan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DJ Cantik Diciduk di Medan, Polisi Bongkar Bisnis Pod Getar Rp2,1 Juta 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosok Thomas Dibalik Kekisruhan Warga Dompas VS Koperasi BBDM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Masyarakat Sesalkan Aksi Unjuk Rasa di KEK Sei Mangkei

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pos-pos Terbaru

  • Perkuat Tata Kelola dan Standar Global, PTPN IV Akselerasi Sertifikasi Ratusan Kebun dan PKS di Seluruh Regional
  • Irjen Andry Wibowo: Pengamalan Pancasila Harus Terlihat dalam Pelayanan Masyarakat
  • Eksepsi Tergugat V Diterima, PN Medan Dinyatakan Tak Berwenang Mengadili Perkara Perdata
  • Lampu Jalan Mati Tak Kunjung Teratasi, Ketua Ranting PP Helvetia Kecewa: Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab!
  • Dedikasi Tanpa Batas: Di Tengah Padatnya Tugas, AJMI Perkuat Soliditas Lewat Ngopi Bareng
Indopos86

© 2022 Sumber Berita | Developed by Websiteku.co.id

Navigate Site

  • #150 (tanpa judul)
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Lainnya…
    • Khazanah
    • Opini
    • Gaya Hidup
    • Budaya
    • Hiburan
    • Tren
    • Otomotif
    • Selebriti
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Wisata-Kuliner
  • Advertorial

© 2022 Sumber Berita | Developed by Websiteku.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist