”Mari kita jaga kekompakan dan silaturahmi sesama warga DDI di Maros maupun sekitarnya,”
Kamis 1 Januari 2026 I Pukul 23.55 WIB
Maros, IndoPos86.com – Bupati Maros Chaidir Syam hadir di tengah-tengah ratusan warga Darud Dakwah wal-Irsyad (DDI) menyambut 1 Januari 2026. Acara yang bertajuk Silaturahmi Tahunan DDI bertempat di kediaman almarhum H. Muhammad Sa’ad, ayah mertua dari Prof. Dr. H. Muamar Bakri, L.C, Rektor Universitas Islam Makassar di Desa Majannang Ruku’Jarung Manrimisi, Maros, Kamis 1 Januari 2026.
Chaidir Syam menyampaikan rasa syukur atas silaturahmi DDI yang rutin digelar setiap tanggal 1 Januari tahun baru, bertempat di kediaman Prof. Dr. H. Muamar Bakri, L.C. Menurut Chaidir Syam, silaturahmi rutin setiap awal tahun yang digelar warga DDI di kabupaten Maros menunjukkan silaturahmi dan kekompakan warga DDI.
”Mari kita jaga kekompakan dan silaturahmi sesama warga DDI di Maros maupun sekitarnya,” harap Chaidir Syam.
Di acara silaturahmi warga DDI di Maros, Chaidir Syam menyerahkan wakaf tanah kepada Anregurutta Prof. Dr. H. M. Faried Wadjedy, M.A. disaksikan warga DDI, Rektor IAI DDI Mangkoso Prof. Dr. Muhammad Agus, Rektor UIM Prof. Dr. H. Muamar Bakri, L.C., Ketua Baznas Maros Dr H. Anshar Taufiq, Tokoh Literasi Bachtiar Adnan Kusuma dan alumni Ponpes DDI Mangkoso dari Maros, Makassar, Pangkep, Barru, Soppeng, Gowa, Bone dan lainnya. Selain itu, Chaidir Syam juga menyerahkan buku karyanya berjudul ”Mengayuh Dua Zaman, Inovasi Kabupaten Maros” kepada Anregurutta Prof. Dr. H. M. Faried Wadjedy, M.A.

Rektor Universitas Islam Makassar Prof. Dr. H. Muamar Bakri, L.C. menegaskan kalau silaturahmi warga DDI setiap awal tahun, tepatnya 1 Januari menjadi sunnah addariyah. Menurut Muamar Bakri, momen addariyah banyak yang kita lakukan bukan hanya di DDI, tapi juga kita memberi semangat kepada warga DDI di manapun berada.
Sementara Pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso Anregurutta Prof. Dr. H. M. Faried Wadjedy, M.A. menyampaikan doa kepada warga DDI dan doa untuk Bupati Maros Chaidir Syam.
“Jangan sungkan meminta apabila berdoa, asal saja jangan mau segera diterima doanya. Karena itu, apapun peran yang dilakukan warga DDI adalah DDI seperti taman yang sangat subur dan bagaimana menjaga agar tanamannya tetap tumbuh,” kata Anregurutta Prof. Dr. H. M. Faried Wadjedy, M.A.
Acara silaturahmi warga DDI ditutup dengan santap siang bersama yang digelar keluarga almarhum Haji Muhammad Sa’ad. (Red/IndoPos86.com).



Discussion about this post