Aceh, (indopos86.net) – T.M. Kurniawan, S.H., mengungkapkan bahwa aksi teror disertai pembakaran terjadi pada Jumat dini hari, 4 April 2025, sekitar pukul 03.30 WIB, di kediamannya yang beralamat di Jl. Bungong Jaroe, Desa Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.
Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Keadilan Independen (YLBH-KI), DR. GEA, mendesak Kapolda Aceh untuk segera mengusut tuntas pelaku aksi teror dan pembakaran mobil milik Ketua YLBH-KI Aceh Barat. Ia menyebut peristiwa ini sebagai bentuk kejahatan terhadap kemanusiaan yang tidak boleh dibiarkan.
“Ini adalah ancaman serius terhadap keselamatan jiwa. Kapolda Aceh harus menjadikan pengusutan kasus ini sebagai prioritas utama, khususnya Kapolres Aceh Barat. Kami sangat prihatin dan mengecam keras tindakan biadab seperti ini,” tegas DR. GEA.
Ia menekankan pentingnya menciptakan situasi yang kondusif di wilayah hukum Aceh serta memastikan tidak ada lagi individu atau kelompok yang merasa bisa mengancam jiwa orang lain dengan bebas.
“Ini adalah ujian besar bagi Kapolda Aceh. Jangan anggap sepele kejahatan ini karena menyangkut nyawa manusia. Serambi Mekkah harus tetap menjadi tanah damai, bukan ladang teror,” tambahnya.
Pernyataan tersebut disampaikan DR. GEA dari Pondok Konstitusi miliknya di Medan pada Jumat (4/4/2025), usai menerima kunjungan dari Sekjen DPP Perhimpunan Penasihat dan Konsultan Hukum Indonesia (PERHAKHI), Pitra Romadoni Nasution, S.H., M.H. (M7)



Discussion about this post