Indopos86
Sabtu, 16 Mei 2026
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Khazanah
    • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Gaya Hidup
  • Budaya
  • Hiburan
  • Tren
  • Otomotif
  • Selebriti
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata-Kuliner
Indopos86
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Khazanah
    • Opini
  • Advertorial
Indopos86
HOME LIFESTYLE BUDAYA ENTERTAINMENT FASHION OTOMOTIF SELEBRITI SPORT TECHNO WISATA-KULINER

Hasman Usman, Sang Advokat Pemburu Keadilan “Officium Nobile”

7 Oktober 2024
in Hukrim, Jakarta
Hasman Usman, Sang Advokat Pemburu Keadilan “Officium Nobile”

Hasman Usman diterima Sekjend DPN Peradi, Dr. H. Hermansyah Dulaimi, S.H.M.H. di Kantor Pusat Peradi Jakarta. Foto: Istimewa/IndoPos86.com.

167
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

“Sama-sama menjadi penegak hukum. Beliau menjaga tegaknya hukum dan kedaulatan negeri sebagai tentara, saya menjaga hukum sebagai advokat,”


Senin 7 Oktober 2024 I Pukul 13.59 WIB


Jakarta, IndoPos86.com – Sosok berbaju loreng dan bersepatu laras, mondar mandir di depan rumah. Mobil truk pengangkut logistik dengan tampilan yang sangar, sudah menjadi pemandangan yang biasa. Letusan senjata, sudah menjadi irama yang akrab di telinga. Begitulah gambaran kehidupan saya sebagai anak seorang tentara. Tinggal di barak militer, sejak lahir hingga tumbuh menjadi remaja.

Ayah yang berprofesi sebagai tentara aktif, tentu ingin anaknya melanjutkan jejak karirnya. Lulus dari SMA, saya sempat mendaftar untuk menjadi barisan militer, namun ternyata garis takdir menunjukkan arah yang berbeda. Dirinya memilih jalan yang sedikit berbeda. Melanjutkan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Makassar.

“Meskipun saya tidak di jalur militer, tetapi saya merasa berada pada frekuensi yang sama dengan ayah. Sama-sama menjadi penegak hukum. Beliau menjaga tegaknya hukum dan kedaulatan negeri sebagai tentara, saya menjaga hukum sebagai advokat,” kenang Kandidat Doktor Hukum Haji Hasman Usman, S.H.M.H. kepada Tokoh Literasi dan Penulis Nasional Bachtiar Adnan Kusuma dalam berbagai kesempatan di Makassar dan Jakarta.

Menurut Hasman Usman, dunia advokat adalah dunia yang penuh warna. Ada banyak cerita yang ia temukan semenjak menjadi advokat. Mulai dari cerita saat magang, mengumpulkan pengalaman. Sampai dengan cerita ketika berjuang mendirikan organisasi profesi yang menghimpun para advokat.

Dunia advokat adalah dunia yang penuh pertarungan. Di dalamnya ada pertarungan antara yang benar dan salah. Pertarungan idealisme dan keprakmatisan. Tetap berpegang teguh pada idealisme ataukah berkompromi untuk keuntungan materi.

“Bertarung di pengadilan memang berat, tetapi lebih berat lagi pertarungan dengan diri sendiri. Mempertahankan idealisme agar tetap tegak di jalan yang benar,” cerita Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PERADI Makassar ini.

Dunia advokat, dunia yang penuh dengan warna dan pertarungan, maka berpegang teguh pada etika menjadi suatu kewajiban. “Etika ibarat tongkat, tempat seorang advokat berpegang teguh saat terjadi goncangan. Dia harus berpegang erat-erat, biar tidak jatuh terjerembab. Etika juga ibarat Kompas, menjadi penunjuk arah saat sang advokat mulai melenceng dari jalur yang sebenarnya,” kata Hasman Usman.

H. Hasman Usman dan H. Tadjuddin Rachman Bersama Pengurus DPN Peradi di Jakarta. Foto: Istimewa/IndoPos86.com.

Etika tidak sekadar berbicara tentang sesuatu yang benar dan salah, urai Hasman Usman, tetapi lebih dari itu. Etika juga membahas tentang mana yang pantas dan tidak pantas. Misalnya, kata Hasman Usman seorang advokat yang menjanjikan kemenangan di persidangan kepada kliennya. Mungkin itu bisa-bisa saja. Namun dalam pandangan etika, itu adalah perkara yang melanggar etik.

Karena itu, keadilan telah digambarkan dalam sosok Dewi Themis. Seorang wanita dengan mata tertutup dan timbangan seimbang yang digenggamnya. Mata tertutup ada simbol obyektivitas, tidak berpihak kecuali pada yang benar. Namun simbolisasi Dewi Themis itu, telah ternodai. Hari ini, keadilan telah menjadi barang mahal, juga langka.

Jika keadilan itu laksana pisau, maka saksikanlah, pisau keadilan begitu tajam ke bawah untuk rakyat jelata. Tetapi sangat tumpul ke atas bagi mereka yang punya harta dan kuasa. Juga tak berdaya ke kiri dan kanan, karena ada rekan yang harus dilindungi.

Buku Hasman Usman, “Pemburu Keadilan, Catatan Seorang Advokat” ini hadir untuk memberikan harapan tentang keadilan. Bagaimanapun keadilan akan ditampakkan oleh Yang Maha Adil. Maka perjalanan untuk menjadi pembela keadilan, selalu menarik untuk diikuti.

Buku ini berusaha merekam, jejak langkah Hasman Usman dari seorang anak tentara yang lahir di barak militer, hingga memilih mendedikasikan diri sebagai advokat. Banyak konflik yang dihadapinya. Tidak sedikit aral yang melintang, mencoba memalingkannya dari garis keadilan yang lurus.

Termasuk bagaimana seorang Hasman Usman meletakkan profesi advokat sebagai pejuang kepentingan publik. Dan pada saat yang sama juga sebagai salah satu bisnis yang merupakan mata air rezeki untuknya. Semuanya diulas di dalam buku ini. (Red/IndoPos86.com).

Tags: Dr (C) H Hasman Usman SH MH
Previous Post

Kapolresta Medan Didesak Usut Tuntas Kelompok Geng Motor Penganiaya Warga Selambo dan Pemilik Senpi Belum Ditahan

Next Post

Visi Misi Chaidir Syam – Muetazim Mansyur, Memanusiakan Manusia

Next Post
Visi Misi Chaidir Syam – Muetazim Mansyur, Memanusiakan Manusia

Visi Misi Chaidir Syam - Muetazim Mansyur, Memanusiakan Manusia

Discussion about this post

Terhangat Sepekan

  • Terbongkar! Pasangan Muda di Medan Jadikan Hotel Arena Live Pornografi ‎

    Terbongkar! Pasangan Muda di Medan Jadikan Hotel Arena Live Pornografi ‎

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Matahari di Bukit Moncongloe, Catatan 30 Tahun Perkawinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bachtiar Adnan Kusuma, Darurat Akses Buku Indonesia, Apa Solusinya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Divre II Sumbar Raih Penghargaan Platinum P2HIV-AIDS Tingkat Nasional dari Kementerian Ketenagakerjaan RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Bekuk Panglima Geng Motor Sadis, Terlibat Jaringan Vape Narkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pos-pos Terbaru

  • Polisi Bekuk Panglima Geng Motor Sadis, Terlibat Jaringan Vape Narkoba
  • Bachtiar Adnan Kusuma, Darurat Akses Buku Indonesia, Apa Solusinya?
  • Tak Berkutik! Tiga Pria Diciduk Saat Transaksi Sabu di Gang Jati ‎
  • Matahari di Bukit Moncongloe, Catatan 30 Tahun Perkawinan
  • Terbongkar! Pasangan Muda di Medan Jadikan Hotel Arena Live Pornografi ‎
Indopos86

© 2022 Sumber Berita | Developed by Websiteku.co.id

Navigate Site

  • #150 (tanpa judul)
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Lainnya…
    • Khazanah
    • Opini
    • Gaya Hidup
    • Budaya
    • Hiburan
    • Tren
    • Otomotif
    • Selebriti
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Wisata-Kuliner
  • Advertorial

© 2022 Sumber Berita | Developed by Websiteku.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist