Indopos86
Senin, 27 Juli 2026
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Khazanah
    • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Gaya Hidup
  • Budaya
  • Hiburan
  • Tren
  • Otomotif
  • Selebriti
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata-Kuliner
Indopos86
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Khazanah
    • Opini
  • Advertorial
Indopos86
HOME LIFESTYLE BUDAYA ENTERTAINMENT FASHION OTOMOTIF SELEBRITI SPORT TECHNO WISATA-KULINER

Budaya Literasi Tinggi, Cegah Kemiskinan, BAK dan Aldy di HUT 162 Jeneponto

30 April 2025
in Daerah, Sulawesi Selatan
Budaya Literasi Tinggi, Cegah Kemiskinan, BAK dan Aldy di HUT 162 Jeneponto

Tokoh Literasi dan Penulis Nasional Bachtiar Adnan Kusuma mengurai Buku karyanya di Dinas Perpustakaan Kabupaten Jeneponto. Foto: Istimewa/IndoPos86.com.

41
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

“Kemajuan sebuah daerah sangat ditentukan dengan kemajuan literasi konten budaya lokalnya dengan pemajuan budaya literasi baca, budaya menulisnya tinggi,”


Rabu 30 April 2025 I Pukul 08.05 WIB


Jeneponto, IndoPos86.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jeneponto menyambut HUT 162 Jeneponto, menggelar Diskusi dan Bedah Buku konten lokal bertajuk ”Pernak-Pernik Pemikat Hati Budaya Turatea” (P3HBT), Selasa (29/04/2025) di Halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jeneponto. Acara diskusi dan bedah buku yang dibuka Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jeneponto, Nur Alim Basir.

Bedah buku yang digelar dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Jeneponto yang ke 162 Tahun, Kamis tanggal 1 Mei 2025, dihadiri sejumlah pustakawan sekolah pegiat literasi, pengelolah TBM dan tokoh masyarakat, menghadirkan pembicara Tokoh Literasi, penulis Nasional yang menulis buku “Pernak Pernik Pemikat Hati Budaya Turatea (P3HBT)” Bachtiar Adnan Kusuma dan penulis buku “Jeneponto Abad 20” Aldy Saputra, dipandu oleh Haerullah Lodjik.

Bachtiar Adnan Kusuma, mengurai isi buku secara menarik konten lokal Pernak-Pernik Pemikat Hati Budaya Turatea yang dibuka dengan pernyataan bahwa dirinya lebih setuju jika istilah bedah buku diganti dengan istilah diskusi buku. Alasannya, kata penulis ratusan buku bergenre biografi Tokoh Nasional dan Lokal serta literasi ini, adalah setuju menggunakan istilah ‘Diskusi Buku’ agar lebih produktif. Secara energik, serius namun santai. BAK mengurai isi buku dari judul “Pernak-Pernik Pemikat Hati Budaya Turatea’’ lebih banyak memperkenalkan promosi konten lokal dan kearifan budaya Turatea yang ditulis dengan gaya essai, santai dan eksotis.

Menurut BAK, dengan hadirnya buku-buku bergenre budaya dan kearifan lokal, tidak hanya dalam wacana diksi, tetapi juga penting ada aksi nyata yang dibuktikan dengan hadirnya bacaan yang sehat dan bisa memberi energi positif. Misalnya saja, BAK memberi contoh pada bidang literasi dan perpustakaan, apa yang dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jeneponto dengan menggelar diskusi buku menghadirkan para penulis adalah usaha nyata meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca yang menunjukkan pergerakan kemajuan signifikan sejak masa kepemimpinan Iksan-Paris, berlanjut ke Paris-Islam. “Kita patut bersyukur karena IPLM Kabupaten Jeneponto tahun 2024 berada diangka 77,56 dan TGM 70,03,” kata BAK.

Karena itu, BAK yakin hanya dengan penguatan budaya literasi yang tinggi, maka kabupaten Jeneponto bisa sejajar dari kabupaten/kota lain di Sulsel. Selain penguatan budaya literasi yang tinggi, bisa mencegah kemiskinan. Misalnya saja, urai BAK dalam filosofi ekonomi menyebutkan bahwa hanya dengan penguatan literasi yang tinggi bisa memberikan efek kesejahteraan masyarakat ”Knowledge driven economy”. Apalagi, kata Sir Prancis Bason mengungkapkan bahwa pengetahuan adalah kekuatan. Makanya, kata Penneber psikolog terkemuka dari Amerika Serikat, kutip BAK bahwa membaca dan menulis tidak bisa dipisahkan.

Bachtiar Adnan Kusuma bersama peserta Bedah Buku Pernak-Pernik Pemikat Hati Budaya Turatea, Kadis Dispursip Jeneponto, Kabid dan Ojik serta Aldi Saputra. Foto: Istimewa/IndoPos86.com.

Lalu, bagaimana caranya literasi bisa mengatasi kemiskinan? Nah, dengan penguatan budaya literasi tinggi bisa memberi dampak pada perekonomian dan dunia kerja kita. Contoh, para pekerja kita dengan tingkat literasi yang rendah memiliki penghasilan 30-42% lebih rendah dari rekan kerjanya yang memiliki kemampuan literasi bagus. Dalam dunia kerja, misalnya lanjut BAK siapa yang memiliki literasi yang bagus bisa memberi efek kesejahteraan kinerja seseorang yang lebih baik jika dibandingkan dengan mereka yang memiliki literasi lemah.

“Kemajuan sebuah daerah sangat ditentukan dengan kemajuan literasi konten budaya lokalnya dengan pemajuan budaya literasi baca, budaya menulisnya tinggi,” tegas BAK.

Sementara itu, Aldy Saputra memperkenalkan sejarah dan budaya Jeneponto melalui lensa buku yang ditulisnya yaitu Jeneponto di Abad 20.

Dari berbagai peserta antusias mengajukan pertanyaan terutama ditujukan kepada Bachtiar Adnan Kusuma tentang kiat sukses membaca dan menulis buku. Pada sesi akhir Bachtiar Adnan Kusuma menyerahkan buku karya yang ditulis dan disunting pada beberapa perwakilan peserta Bedah dan diskusi Buku Perpustakaan Jeneponto. (Rls/IndoPos86.com).

Tags: Bachtiar Adnan KusumaHUT Jeneponto Ke 162
Previous Post

Pelaksanaan Sita Eksekusi Tanah 8.786 M² di Jalan Platina Raya Titi Papan Medan Berjalan Sukses

Next Post

PalmCo Bantu Ribuan Warga, Cek Daftar Aksinya Dimana Saja

Next Post
PalmCo Bantu Ribuan Warga, Cek Daftar Aksinya Dimana Saja

PalmCo Bantu Ribuan Warga, Cek Daftar Aksinya Dimana Saja

Discussion about this post

Terhangat Sepekan

  • Sekretaris DPC PKB Pematangsiantar Ajak Kaum Muda Berpolitik Menyenangkan di Momentum Harlah Ke-28 PKB

    Sekretaris DPC PKB Pematangsiantar Ajak Kaum Muda Berpolitik Menyenangkan di Momentum Harlah Ke-28 PKB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Tak Sesuai PBG, Pembangunan Perumahan Mewah di Jalan Tuasan Tetap Berjalan, Potensi PAD Pemko Medan Dipertanyakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‎PSI Medan Tembung Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Jalan Pertiwi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perang Melawan Narkoba, Rutan Tanjung Pura Gagalkan Upaya Penyelundupan Sabu melalui Pengunjung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pos-pos Terbaru

  • Dinilai Lakukan Penyalahgunaan Wewenang, PH Minta Kapoldasu Copot Kapolsek, Kanit Reskrim Dan Penyidik Polsek Medan Baru
  • Sekretaris DPC PKB Pematangsiantar Ajak Kaum Muda Berpolitik Menyenangkan di Momentum Harlah Ke-28 PKB
  • ‎PSI Medan Tembung Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Jalan Pertiwi
  • Di Balik Gubuk Reot, Harapan Itu Kembali Menyala: GRIB Jaya Kota Medan Antar Dua Anak Kembali Bersekolah
  • Seminar Sehari GKPI JK Sentosa Perkuat Semangat Misi, Dorong Jemaat Menjangkau yang Belum Terjangkau
Indopos86

© 2022 Sumber Berita | Developed by Websiteku.co.id

Navigate Site

  • #150 (tanpa judul)
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Lainnya…
    • Khazanah
    • Opini
    • Gaya Hidup
    • Budaya
    • Hiburan
    • Tren
    • Otomotif
    • Selebriti
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Wisata-Kuliner
  • Advertorial

© 2022 Sumber Berita | Developed by Websiteku.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist