Indopos86
Sabtu, 16 Mei 2026
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Khazanah
    • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Gaya Hidup
  • Budaya
  • Hiburan
  • Tren
  • Otomotif
  • Selebriti
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata-Kuliner
Indopos86
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Khazanah
    • Opini
  • Advertorial
Indopos86
HOME LIFESTYLE BUDAYA ENTERTAINMENT FASHION OTOMOTIF SELEBRITI SPORT TECHNO WISATA-KULINER

BAK Beri Insight Literasi Santri di Ponpes Pelangi Negeri di Awan Shohwatul Is’ad

17 November 2024
in Daerah, Sulawesi Selatan
BAK Beri Insight Literasi Santri di Ponpes Pelangi Negeri di Awan Shohwatul Is’ad

Kepsek SMA IT Ponpes Shohwatul Is'ad Syamsuddin, S.Pd.M.Pd. menyerahkan cinderamata kepada Bachtiar Adnan Kusuma. Foto: Istimewa/IndoPos86.com.

32
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

“Saya yakin dan percaya kekuatan membaca dan menulis santri Shohwatul Is’ad sangat mumpuni.”


Minggu 17 November 2024 I Pukul 06.56 WIB


Makassar, IndoPos86.com – Tokoh literasi Penerima Penghargaan Tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka Perpustakaan Nasional RI dan Penulis Nasional, Bachtiar Adnan Kusuma, menggugat budaya literasi dan budaya membaca para santri-santriwati SMA Islam Terpadu Ponpes Shohwatul Is’ad, di seminar Literasi bertajuk “Literasi Membaca, Langkah Menuju Cerdas dan Berbudaya”, Sabtu 16 November 2024 di Ponpes hijau nan asri, Padang Lampe, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Bachtiar Adnan Kusuma, penggerak Literasi Santri menulis dan Kepala Badan Literasi LABBAIK Pengurus Pusat IKA BKPRMI hadir atas undangan panitia dan Kepala SMA IT Shohwatul Is’ad, Syamsuddin, S.Pd.M.Pd.

Kepala SMA Islam Terpadu Shohwatul Is’ad, Syamsuddin, mempertegas pentingnya penguatan literasi bagi kalangan siswa-siswi, selain literasi membaca menjadi ukuran kemajuan suatu bangsa, literasi membaca menjadi cermin kemajuan suatu bangsa. Syamsuddin, berharap dengan hadirnya Tokoh Literasi dan juga Tokoh pendidikan Bachtiar Adnan Kusuma, bisa memberi insight dan motivasi agar santri selain menguasai ilmu-ilmu agama juga menguasai ilmu-ilmu umum. Caranya, kata Syamsuddin, melalui dengan seminar penguatan literasi membaca.

“Kami bersyukur karena Pak BAK bisa hadir dan memberi motivasi siswa-siswi SMA IT Shohwatul Is’ad agar kedepan bisa menjadi santri-santriwati yang melek literasi,” kata Syamsuddin, saat membuka Seminar Literasi SMA IT Shohwatul Is’ad yang dihadiri 150 orang santri dan guru-guru.

Bachtiar Adnan Kusuma, membedah pentingnya santri menguasai literasi membaca dan menulis. Selain budaya membaca dan menghafal Al-Quran menjadi trade mark, santri juga perlu memiliki kemampuan dan kecakapan literasi membaca dan menulis. Bachtiar Adnan Kusuma, menguraikan bagaimana proses berdirinya Ponpes Shohwatul Is’ad yang digagas dan dirintis seorang alumni Ponpes IMMIM Putra, pengusaha, motivator dan penulis, Dr. K.H. Masrur Makmur Latanro. Kalau bukan karena literasi membaca, kata Bachtiar Adnan Kusuma, takkan mungkin K.H. Masrur bisa sukses dan menjadi Ulama Pendidik yang Pengusaha.

Bachtiar Adnan Kusuma bersama Santri SMA IT Shohwatul Is’ad, Kepsek dan guru-guru di Seminar Literasi Santri. Foto: Istimewa/IndoPos86.com.

Bachtiar Adnan Kusuma, menceritakan kisah sukses santri plus pengusaha Masrur Makmur Latanro, selain piawai dalam menguasai ilmu-ilmu agama, ia juga jago dalam dunia bisnis yang awalnya ikut serta pada pamannya almarhum Haji Latunrung, lalu memutuskan migrasi ke Bali mendirikan usaha sendiri bisnis tukar uang asing di Kute, Bali. “Pak Masrur Makmur Latanro, contoh sukses santri enterpreunership, ulama, penulis dan pendidik berasal dari kalangan santri,” kata penulis buku Masrur Makmur Latanro, Pelangi di Negeri Awan ini.

Bachtiar Adnan Kusuma, menggugat agar santri-santriwati selain menguasai ilmu agama dan ilmu umum, juga santri Ponpes Shohwatul Is’ad sebaiknya memiliki kecakapan literasi membaca yang tinggi. Caranya, setiap santri menyusun jadual membaca buku-buku umum setiap hari minimal 51 menit dan menulis 30 menit. Kalau rutin membaca dan menulis setiap hari, maka 90 hari kedepan para santri bisa melahirkan karya buku yang bermanfaat dibaca masyarakat.

“Saya yakin dan percaya kekuatan membaca dan menulis santri Shohwatul Is’ad sangat mumpuni. Selain dikenal pondok pesantren terbaik, hijau, asri dan memiliki sumber daya manusia santri dan guru yang mumpuni, juga alumni-alumninya bertebaran di berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia,” puji Bachtiar Adnan Kusuma. “Saya memberi julukan Ponpes Shohwatul Is’ad ibarat Lembah Para Juara Pelangi di Negeri Awan,” kata Bachtiar Adnan Kusuma.

Karena itu, literasi membaca menjadi kebutuhan primer. Kalau literasi membaca telah menjadi kebutuhan primer, berikutnya menjadi gaya hidup bagi setiap santri. Karenanya, Bachtiar Adnan Kusuma, kedepan para penulis buku-buku bergenre agama dan motivasi religi berasal dari pondok pesantren Shohwatul Is’ad. Caranya, kata BAK mendorong terus menerus agar literasi membaca santri menjadi simbol kebangkitan santri melek literasi plus santri menulis yang dimulai dari SMA IT Shohwatul Is’ad.

Dalam sesi dialog interaktif dengan santri dan guru-guru, Bachtiar Adnan Kusuma juga memberi buku kepada setiap penanggap dan penanya yang cukup banyak baik dari santri maupun dari guru-guru. (Red/IndoPos86.com).

Tags: Bachtiar Adnan KusumaSMA IT Ponpes Shohwatul Is’ad
Previous Post

Polsek Medan Tembung Tangkap Empat Pelaku Pembunuhan Wanita Yang Ditemukan di Tumpukan Sampah

Next Post

Chaidir Syam, Berhasil Memberdayakan Pendidikan Perempuan Tanpa Batas

Next Post
Visi Misi Chaidir Syam – Muetazim Mansyur, Memanusiakan Manusia

Chaidir Syam, Berhasil Memberdayakan Pendidikan Perempuan Tanpa Batas

Discussion about this post

Terhangat Sepekan

  • Terbongkar! Pasangan Muda di Medan Jadikan Hotel Arena Live Pornografi ‎

    Terbongkar! Pasangan Muda di Medan Jadikan Hotel Arena Live Pornografi ‎

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Matahari di Bukit Moncongloe, Catatan 30 Tahun Perkawinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bachtiar Adnan Kusuma, Darurat Akses Buku Indonesia, Apa Solusinya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Divre II Sumbar Raih Penghargaan Platinum P2HIV-AIDS Tingkat Nasional dari Kementerian Ketenagakerjaan RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Bekuk Panglima Geng Motor Sadis, Terlibat Jaringan Vape Narkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pos-pos Terbaru

  • Polisi Bekuk Panglima Geng Motor Sadis, Terlibat Jaringan Vape Narkoba
  • Bachtiar Adnan Kusuma, Darurat Akses Buku Indonesia, Apa Solusinya?
  • Tak Berkutik! Tiga Pria Diciduk Saat Transaksi Sabu di Gang Jati ‎
  • Matahari di Bukit Moncongloe, Catatan 30 Tahun Perkawinan
  • Terbongkar! Pasangan Muda di Medan Jadikan Hotel Arena Live Pornografi ‎
Indopos86

© 2022 Sumber Berita | Developed by Websiteku.co.id

Navigate Site

  • #150 (tanpa judul)
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Lainnya…
    • Khazanah
    • Opini
    • Gaya Hidup
    • Budaya
    • Hiburan
    • Tren
    • Otomotif
    • Selebriti
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Wisata-Kuliner
  • Advertorial

© 2022 Sumber Berita | Developed by Websiteku.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist