Rabu 21 Agustus 2024 I Pukul 08.48 WIB
Medan, IndoPos86.com – Persaudaraan Arek-Arek Suroboyo (PAAS) rayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-33 Tahun (18 Agustus 1991 – 18 Agustus 2024) dirangkai dengan Pelantikan Pengurus PAAS Periode 2024 – 2026 serta syukuran HUT RI Ke 79 bertempat di Focal Point Ring Road Medan.
Informasi yang diperoleh dari Humas PAAS (Cak Surya) bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut berjalan dengan sukses dan penuh hikmat.
Adapun nama-nama yang terpilih dalam kepengurusan PAAS untuk periode 2024 – 2026 adalah sebagai berikut:
Ketua Umum Cak Kol (Pur) H.Dr.Burham, Sp PD, Ketua Harian Cak H.Soemardi, Sektretaris Cak Drs.Ahmad Irawan. Bendahara Ning Sukarsih SE MM.
Turut hadir pula dalam kegiatan tersebut Penasehat PAAS Cak Sinyo Sujarkasi, Cak Herno, Cak Andi Suwignyo, Cak Wiluyo, Cak Cheta (Owner Focal Point), Ikawangi, Sekolah Namira, Pagarjati, Arena, PMI, Fosil, Amoker dan keluarga besar PAAS yang hadir pada acara tersebut berjumlah 110 orang.
Selain acara puncak yang dilaksanakan di Focal Point Ring Road Medan, telah dilakukan pula beberapa kegiatan sebelum tanggal 18 Agustus 2024.
Adapun beberapa kegiatan yang dilaksanakan yaitu baksos pembagian 300 nasi bungkus, donor darah untuk masyarakat, yang mana kegiatan donor darah ini merupakan kegiatan rutinitas 2,5 bulan sekali yang dilaksanakan secara terus menerus dari tahun 1991 sampai dengan tahun 2024.
Hal yang sangat membanggakan adalah anggota PAAS (Cak Aik) mendapat penghargaan dari Presiden RI atas dedikasinya telah melaksanakan donor darah sebanyak 137 kali dan juga Cak Soemadi mendapat Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Beberapa tahun sebelumnya PAAS juga memberi bantuan ke beberapa daerah sebagai sumbangsih dari PAAS yg berdomisili di perantauan dan juga kegiatan-kegiatan lainnya seperti pembagian hewan Qurban serta pemberian bantuan bagi orang tidak mampu.
Pada kesempatan ini Ketua Umum Cak Burham berharap dengan adanya Persaudaraan Arek-Arek Suroboyo Medan hendaknya ada generasi-generasi muda PAAS sebagai penerus bagi yang sudah sepuh di zaman milenial khususnya untuk meneruskan kegiatan yang bersifat sosial dan non politik. (Red/IndoPos86.com).



Discussion about this post