Indopos86
Selasa, 21 April 2026
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Khazanah
    • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Gaya Hidup
  • Budaya
  • Hiburan
  • Tren
  • Otomotif
  • Selebriti
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata-Kuliner
Indopos86
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Khazanah
    • Opini
  • Advertorial
Indopos86
HOME LIFESTYLE BUDAYA ENTERTAINMENT FASHION OTOMOTIF SELEBRITI SPORT TECHNO WISATA-KULINER

KH. Masrur Makmur, Santri Ulama Menulis, Bentuk Perlawanan Stagnasi Berpikir

24 Oktober 2025
in Daerah
KH. Masrur Makmur, Santri Ulama Menulis, Bentuk Perlawanan Stagnasi Berpikir

Dr. K.H. Masrur Makmur, M.Pd.I. menggugah 700 peserta pentingnya menulis santri sebagai pewaris Peradaban Umat. Foto: Istimewa/IndoPos86.com.

5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

“Dr. K.H. Masrur adalah pewaris para ulama yang telah menulis buku, kemudian mewakafkan kepada umat Islam di Indonesia,”


Jumat 24 Oktober 2025 I Pukul 02.10 WIB


Pangkep, IndoPos86.com – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Rabu 22 Oktober Tahun 2025, Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Shohwatul Is’ad Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan menyelenggarakan Workshop Literasi Santri sebagai bentuk konkret penguatan budaya keilmuan dan transformasi intelektual santri di tengah arus perubahan zaman yang begitu dinamis.

Kegiatan ini menghadirkan Pendiri Pondok Pesantren Moderen Islam Shohwatul Is’ad Dr. K.H. Masrur Makmur Latanro, M.Pd.I, selaku Pendiri dan Pembina PPMI Shohwatul Is’ad, sebagai pembicara utama (keynote speaker).

Dalam pemaparannya, Masrur menyampaikan bahwa penguatan literasi tidak hanya menjadi kebutuhan pendidikan, tetapi merupakan bentuk perlawanan terhadap stagnasi berpikir dan keterbelakangan umat.

“Literasi bukan sekadar kegiatan membaca dan menulis, melainkan manifestasi dari jihad intelektual. Pesantren harus menjadi pusat lahirnya pemikir-pemikir Islam yang mencerahkan umat melalui karya-karya ilmiah dan sastra,” tegas Dr. K.H. Masrur Makmur Latanro, M.Pd.I. di depan ribuan santri, santriwati PPM Shohwatul Is’ad disaksikan seluruh guru-guru, kepala sekolah, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pangkep Muhiddib, Direktur PPMI Shohwatul Is’ad Syamsuddin.

Menurut K.H.Masrur, menulis adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari santri dan ulama. Para santri dan ulama telah menjadi figur sentral yang memiliki kemampuan menulis yang piawai.

“Dengan karya tulisan para ulama kita sesungguhnya telah mewariskan budaya intelektual tinggi berbasis pesantren yang tetap dikenang sampai kapanpun,” kata Penulis puluhan buku ini.

Dalam sesi yang menggugah, K.H.Masrur juga membagikan buku karyanya kepada setiap peserta dari kalangan santri yang bertanya plus menjawab pertanyaan yang diajukan K.H.Masrur.

Sementara Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangkep, Muhiddin memberi apresiasi tinggi kepada K.H.Masrur atas prakarsa dan inisiatifnya menggelar workshop literasi santri bertepatan di Hari Santri Nasional.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pangkep melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pangkep memberi penghargaan kepada Dr.K.H.Masrur Latanro atas dukunnya ikut serta membentuk ekosistem literasi melalui Pondok Pesantren Shohwatul Is’ad,” kata Muhiddin sesaat sebelum menyerahkan penghargaan kepada Dr.K.H.Masrur.

Kadis Perpustakaan Kabupaten Pangkep Muhiddin menyerahkan Penghargaan kepada K.H. Masrur Makmur di Workshop Literasi Santri, Rabu (22/10/2025). Foto: Istimewa/IndoPos86.com.

Hadir pula Bachtiar Adnan Kusuma, seorang tokoh literasi nasional, yang telah lama dikenal sebagai penggerak literasi berbasis komunitas. Dalam sesi dialog dan diskusi literasi, BAK menekankan urgensi menjadikan santri sebagai bagian dari ekosistem pengetahuan nasional yang produktif dan berdaya saing.

“Santri memiliki potensi besar menjadi penulis hebat. Namun, menulis itu lahir dari kebiasaan membaca yang tekun dan keberanian untuk berpikir kritis. Pesantren harus menjadi kawah candradimuka literasi bangsa,” ujar Bachtiar.

BAK menyampaikan terima kasih atas peran besar K.H.Masrur ikut serta memberi solusi di tengah darurat akses buku-buku bermutu di Indonesia dengan menulis buku. “Dr. K.H. Masrur adalah pewaris para ulama yang telah menulis buku, kemudian mewakafkan kepada umat Islam di Indonesia. Figur contoh santri, ulama dan pengusaha yang telah menghibahkan sebagian waktunya menulis buku untuk Indonesia,” kata BAK.

Dr. K.H. Masrur, kata BAK adalah seorang pengelana ilmu yang telah berkeliling dunia sembari menuliskan kisah perjalanannya. Ibarat Ibnu Batutah pengelana dunia pada abad ke-14 yang menaklukkan 44 negara selama 29 tahun dengan durasi waktu perjalanan 120.700 telah menulis buku “Rihlah Ibnu Batutah”. Demikian pula K.H.Masrur telah menulis kisah perjalanannya ke berbagai negara dalam bukunya “Balancing of Life”.

Karena itu, kata BAK, Dr.K.H.Masrur seorang ulama, pendidik, pengusaha yang memiliki kecakapan tinggi menulis buku di tengah kurangnya akses buku-buku berbasis inspiratif.

Lebih jauh lagi, BAK menilai apa yang digagas Dr.K.H.Masrur melalui Workshop Literasi Santri Menulis dan Literasi Digital ini tidak semata-mata diposisikan sebagai ajang seremonial peringatan Hari Santri, melainkan sebagai ruang dialektika kritis yang mempertemukan tradisi pesantren dengan praksis literasi modern. Melalui pendekatan partisipatif dan dialogis, para santri dilatih untuk menginternalisasi nilai-nilai keilmuan dan kebudayaan melalui media tulis, sekaligus dilibatkan dalam proses kreatif sebagai subjek aktif produksi pengetahuan. Hal ini sejalan dengan paradigma pendidikan transformatif yang menempatkan peserta didik sebagai aktor perubahan sosial.

Dalam konteks yang lebih luas, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran literasi berbasis pesantren yang dapat direplikasi di berbagai institusi pendidikan Islam di Indonesia. Dengan menjadikan santri sebagai agen literasi, pesantren tidak hanya menjalankan fungsi reproduksi nilai-nilai keislaman, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan peradaban literat yang menjunjung tinggi ilmu pengetahuan, etika keilmuan, serta kemuliaan akhlak. PPMI Shohwatul Is’ad, dalam hal ini, menegaskan posisinya sebagai episentrum pembinaan santri intelektual yang adaptif, kritis, dan visioner. (Red/IndoPos86.com).

Tags: Bachtiar Adnan KusumaDr. K.H. Masrur Makmur LatanroHari Santri NasionalPonpes Shohwatul Is’ad
Previous Post

‎Peletakan Sita Jaminan oleh Pengadilan Negeri Medan Berjalan Lancar

Next Post

Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Siruaya Utamawan Pimpin Serap Aspirasi JKN di Lampung, 4 Isu Strategis Program JKN Jadi Sorotan

Next Post
Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Siruaya Utamawan Pimpin Serap Aspirasi JKN di Lampung, 4 Isu Strategis Program JKN Jadi Sorotan

Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Siruaya Utamawan Pimpin Serap Aspirasi JKN di Lampung, 4 Isu Strategis Program JKN Jadi Sorotan

Discussion about this post

Terhangat Sepekan

  • Driver Ojol Tewas, Motor Terseret 500 Meter usai Ditabrak Kereta Api‎

    Driver Ojol Tewas, Motor Terseret 500 Meter usai Ditabrak Kereta Api‎

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Razia Gabungan Bersama APH, Lapas Narkotika Pematangsiantar Perkuat Komitmen Zero Halinar Sambut HBP ke-62

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irwan Susanto Purba: Budaya Adalah Jati Diri Simalungun yang Tak Boleh Hilang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polrestabes Medan Musnahkan 52 Kg Sabu dan 50 Kg Ganja, 3 Kurir Jaringan Internasional Ditangkap ‎

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BNI Janji Kembalikan Dana Nasabah CU Paroki Aek Nabara Rp28 Miliar Pekan Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pos-pos Terbaru

  • Potret Buram MBG di Kampar: Nasi Goreng Berbelatung ‘Dihidangkan’ ke Siswa SDN 016 Kusau Makmur
  • Driver Ojol Tewas, Motor Terseret 500 Meter usai Ditabrak Kereta Api‎
  • BNI Janji Kembalikan Dana Nasabah CU Paroki Aek Nabara Rp28 Miliar Pekan Ini
  • Darlian Pone Buka Muscam PK Partai Golkar Kecamatan Kasui, Dilanjutkan Gerakan Lampung Menanam
  • Dugaan Mafia Peradilan di PN Stabat, Kuasa Hukum Soroti Putusan Verstek dan Kejanggalan Proses Persidangan
Indopos86

© 2022 Sumber Berita | Developed by Websiteku.co.id

Navigate Site

  • #150 (tanpa judul)
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Lainnya…
    • Khazanah
    • Opini
    • Gaya Hidup
    • Budaya
    • Hiburan
    • Tren
    • Otomotif
    • Selebriti
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Wisata-Kuliner
  • Advertorial

© 2022 Sumber Berita | Developed by Websiteku.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist