Indopos86
Sabtu, 16 Mei 2026
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Khazanah
    • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Gaya Hidup
  • Budaya
  • Hiburan
  • Tren
  • Otomotif
  • Selebriti
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata-Kuliner
Indopos86
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Khazanah
    • Opini
  • Advertorial
Indopos86
HOME LIFESTYLE BUDAYA ENTERTAINMENT FASHION OTOMOTIF SELEBRITI SPORT TECHNO WISATA-KULINER

Jurnalis Jalanan Tanpa Media

9 Februari 2026
in Advertorial, Opini
Jurnalis Jalanan Tanpa Media

Bachtiar Adnan Kusuma, mantan Jurnalis Media Nasional dan Tokoh Literasi. Foto: Istimewa/IndoPos86.com.

42
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Bachtiar Adnan Kusuma


Senin 9 Februari 2026 I Pukul 17.38 WIB


Apa yang menarik dari setiap peringatan tanda lahir atau tanda perayaan hari penting? Kalau bukan karena tiup lilin seperti budaya Eropa atau tanda lahir lebih diwujudkan dengan rasa syukur melalui sujud syukur karena telah melewati badai dan topan di sepanjang perjalanan pengabdian. Demikian pula di penghujung sore ini, tepatnya pada 9 Februari 2026 bertepatan dengan Hari Pers Nasional (HPN) yang dipusatkan di Provinsi Banten, penulis tetiba teringat kembali bagaimana kiprah jurnalistik penulis tatkala pertamakali menjadi Reporter Majalah Panji Masyarakat pada 1989-1994 yang didirikan Budayawan dan Ulama Indonesia, Prof. Dr. K.H. Buya Hamka, kemudian hijrah ke putranya Drs. K.H. Muhammad Rusjdi Hamka.

Penulis wajib berterima kasih kepada Majalah Panji Masyarakat yang telah menjadi bengkel jurnalistik bagi penulis yang juga telah mempertemukan penulis dengan Pimpinan Redaksi Majalah Panji Masyarakat, Muhammad Rusjdi Hamka di kediamannya, Bintaro, Jakarta Selatan, pada 1990-an. Dalam pertemuan penulis dengan Rusjdi Hamka, disinilah pertamakali penulis resmi menerima surat pengakuan sebagai jurnalis Majalah Panji Masyarakat sebagai reporter Panjimas wilayah Sulawesi.

Selain tercatat sebagai reporter majalah Panjimas, penulis aktif menulis dan mengirim tulisan ke berbagai media nasional secara rutin, termasuk di majalah Amanah Kartini, majalah Suara Masjid, Tabloid Jumat, Majalah Estafet, Suara Hidayatullah dan majalah Fakta. Penulis juga aktif menulis di Harian Pedoman Rakyat, Harian Fajar dan Tribun Timur. Penulis pula wajib menyampaikan terima kasih kepada guru-guru jurnalistik penulis baik yang masih hidup maupun yang telah wafat.

Kepada guru kami, K.H. Muhammad Rusjdi Hamka (Pimred Panjimas), K.H. Arman Arroisi (Pimred Majalah Amanah), K.H. Abdullah Said (Pendiri Suara Hidayatulah), K.H. Kafrawi Ridwan (Pimpinan Umum Majalah Amanah), K.H. Abuyamin Rohan (Pimred Tabloid Jumat), Achmad Muzani (Ketua MPR RI, mantan Redaktur Majalah Amanah), Dr. Sinansari Ecip (Redaktur Harian Umum Republika), Muhammad Arief Djasar (Redaktur Pedoman Rakyat), R. Pandey (Pimred Suara Karya Jakarta).

Nama-nama yang penulis sebut adalah tokoh-tokoh pers nasional dan lokal yang telah berjasa membentuk karakter penulis menjadi salah seorang penulis yang telah berkiprah baik secara nasional maupun di Sulawesi Selatan. Terima kasih guru-guru kami, Alfatiha bagi mereka yang telah berpulang.

Jujur, penulis mengakui kalau sejak aktif terlibat menulis di berbagai media nasional dan lokal sejak 1988-sekarang, penulis ibarat jurnalis yang berkiprah di jalanan tanpa surat kabar atau menjadi pemilik media sendiri.

Penulis memilih berkarya tanpa menjadi pemilik media atau bergabung di salah satu media baik media cetak maupun media digital. Selama ini, kemampuan dan talenta menulis yang Allah SWT takdirkan kepada penulis, tidak pernah berhenti, apalagi memilih kata pensiun dari menulismaupun memberitakan informasi fositif kepada publik.

Dalam berbagai ulasan, tulisan dan berita yang penulis ramu, penulis memilih menyebarkan ke berbagai media nasional dan lokal. Penulis lebih memilih menjadi salah seorang jurnalis tanpa media atau menulis tanpa harus menjadi pemilik, apalagi mendirikan media cetak maupun media digital sendiri.

Penulis bersyukur karena telah memilih profesi menulis sebagai sebuah pilihan hidup. Pilihan hidup menulis kata orang adalah profesi yang tidak menjanjikan. Namun, penulis bangga dan selalu bersyukur dengan bekal jurnalistik yang telah penulis miliki sejak bertahun-tahun, membuat penulis tetap eksis menjalankan profesi jurnalis, kendati tanpa menjadi pemilik atau pendiri media. Atau panggung lain dari jurnalistik dengan menulis dan menerbitkan buku. Penulis tetap memilih menjadi jurnalis jalanan tanpa media sendiri.

Karena itu, penulis menyampaikan selamat Hari Pers Nasional dan jaga kepercayaan masyarakat atas kekuatan media yang masih tetap ampuh. Jadilah ratu dunia, ratu jagat digital yang tetap membanggakan dengan profesi sebagai seorang jurnalis.


Penulis adalah Mantan Jurnalis Media Nasional dan Tokoh Literasi.

Tags: Bachtiar Adnan KusumaHari Pers Nasional 2026
Previous Post

Polres Simalungun Borong Tiga Penghargaan di KPPN Pematangsiantar, Bukti Pengelolaan Anggaran Makin Profesional

Next Post

GARNIZUN Kecam Keras Kasus Narkoba Oknum Kasat Narkoba Bima, Desak Hukuman Seumur Hidup dan Pecat Tanpa Ampun

Next Post
GARNIZUN Kecam Keras Kasus Narkoba Oknum Kasat Narkoba Bima, Desak Hukuman Seumur Hidup dan Pecat Tanpa Ampun

GARNIZUN Kecam Keras Kasus Narkoba Oknum Kasat Narkoba Bima, Desak Hukuman Seumur Hidup dan Pecat Tanpa Ampun

Discussion about this post

Terhangat Sepekan

  • Terbongkar! Pasangan Muda di Medan Jadikan Hotel Arena Live Pornografi ‎

    Terbongkar! Pasangan Muda di Medan Jadikan Hotel Arena Live Pornografi ‎

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Matahari di Bukit Moncongloe, Catatan 30 Tahun Perkawinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bachtiar Adnan Kusuma, Darurat Akses Buku Indonesia, Apa Solusinya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Divre II Sumbar Raih Penghargaan Platinum P2HIV-AIDS Tingkat Nasional dari Kementerian Ketenagakerjaan RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Bekuk Panglima Geng Motor Sadis, Terlibat Jaringan Vape Narkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pos-pos Terbaru

  • Polisi Bekuk Panglima Geng Motor Sadis, Terlibat Jaringan Vape Narkoba
  • Bachtiar Adnan Kusuma, Darurat Akses Buku Indonesia, Apa Solusinya?
  • Tak Berkutik! Tiga Pria Diciduk Saat Transaksi Sabu di Gang Jati ‎
  • Matahari di Bukit Moncongloe, Catatan 30 Tahun Perkawinan
  • Terbongkar! Pasangan Muda di Medan Jadikan Hotel Arena Live Pornografi ‎
Indopos86

© 2022 Sumber Berita | Developed by Websiteku.co.id

Navigate Site

  • #150 (tanpa judul)
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekbis
  • Lainnya…
    • Khazanah
    • Opini
    • Gaya Hidup
    • Budaya
    • Hiburan
    • Tren
    • Otomotif
    • Selebriti
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Wisata-Kuliner
  • Advertorial

© 2022 Sumber Berita | Developed by Websiteku.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist