“Kegiatan kami hari ini selain sebagai upaya melestarikan budaya silat berkeris, juga dalam rangka memperingati 18 tahun penetapan keris sebagai “Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity” UNESCO,”
Selasa 28 November 2023 I Pukul 11.22 WIB
Jakarta, IndoPos86.com – Forum Pelestari Pencak Silat Keris Indonesia (FPPSKI) menggelar program PASOPATI dengan muatan acara “Gelar Budaya Pencak Silat Keris Kolosal” di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Sabtu (25/11/2023).
Acara ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Keris Nasional dan mengenang 18 tahun penetapan keris oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia milik bangsa Indonesia, yang sudah ditetapkan pada tanggal 25 November 2005.
Ketua Umum FPPSKI, Narwan Riyadi menyampaikan maksud dilaksanakannya Kegiatan Pasopati hari Sabtu tanggal 25 November, selain melestarikan budaya silat berkeris, juga dalam rangka memperingati 18 tahun ditetapkannya Keris sebagai Warisan dunia oleb UNESCO.
“Kegiatan kami hari ini selain sebagai upaya melestarikan budaya silat berkeris, juga dalam rangka memperingati 18 tahun penetapan keris sebagai “Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity” UNESCO, dan dalam kesempatan mulia ini juga kami meminta kepada Presiden Ir. Joko Widodo, agar tanggal 25 November segera diresmikan sebagai Hari Keris Nasional,” tegas Nirwan.
Rangkaian acara Gelar Budaya Silat Berkeris Nusantara selain dihadiri 150 pesilat dari berbagai perguruan pencak silat se Jabodetabek Banten, juga dihadiri para undangan khusus diantaranya, Budayawan Keris Romo Tony Junus Kanjeng Agung, Ketum DPP GEMA Mathla’ul Anwar Ahmad Nawawi Arsyad, Kepala Pengelola Museum Kebangkitan Nasional, Ketua Umum Kominitas Pecinta Tosan Aji Jayakarta, Perwakilan dari Kemendikbud Ristek, dan Ketua DPW FPPSKI Banten.
Ditempat yang sama, Ketum DPP GEMA Mathla’ul Anwar, Ahmad Nawawi, mengapresiasi penyelenggaraan event Pasopati oleh FPPSKI tersebut, yang sudah peduli dan berupaya merebranding Keris sebagai karya seni indah ketika dikombinasikan dengan beladiri pencak silat.
“Saya sangat mengapresiasi dilaksanakannya gelaran event Pasopati ini, selain melestarikan seni budaya Pencak Silat, juga merebranding Keris yang selama ini lebih diposisikan sebagai benda pusaka yang kental dengan hal klenik, justru sebagai karya seni indah ketika dikombinasikan dengan beladiri pencak silat,” ungkap Nawawi. (Rls/IndoPos86.com).



Discussion about this post